KKN Desa Sampora 1A dan 1B Perkuat Semangat Gotong Royong Bersama Warga

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Desa Sampora 1A dan 1B Universitas Nusa Putra turut aktif dalam berbagai kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Mulai dari pembangunan saluran air, pembersihan lingkungan, hingga pembongkaran bangunan madrasah, kegiatan tersebut menjadi bentuk keterlibatan mahasiswa dalam membantu kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan selama pelaksanaan KKN.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat diawali melalui kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) pada Jumat, 17 Juli 2026 di Kampung Cikamunding. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut melibatkan seluruh anggota KKN, baik mahasiswa maupun mahasiswi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama warga bekerja sama membantu proses pembuatan saluran air. Sejumlah pekerjaan dilakukan secara gotong royong, mulai dari mengaduk semen, mengoper material, hingga membantu menyusun batu untuk pembangunan selokan.

Semangat kebersamaan kembali terlihat pada Jumat, 24 Juli 2026. Mahasiswa KKN Kelompok Desa Sampora 1A dan 1B bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Jumsih di Kampung Tangkolo. Kegiatan difokuskan pada pembersihan jalan kampung dan lingkungan di sekitarnya.

Mahasiswa dan warga bahu-membahu mencabut rumput, membersihkan semak-semak, serta membersihkan parit yang berada di sekitar jalan kampung. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan bekerja secara langsung bersama masyarakat.

Kegiatan gotong royong kemudian berlanjut pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Kampung Tangkolo. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 1A dan 1B turut membantu masyarakat dalam proses pembongkaran bangunan madrasah. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.

Dalam proses pembongkaran, mahasiswa membantu berbagai pekerjaan, seperti memindahkan genteng dan membongkar bagian atap bangunan. Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan masyarakat sehingga proses pembongkaran dapat berjalan dengan lebih efektif.

Ketua Kelompok KKN Desa Sampora 1A dan 1B mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari upaya untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat.

“Bagi kami, kegiatan seperti ini bukan hanya tentang membantu pekerjaan warga, tetapi juga menjadi pengalaman untuk belajar dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin selama berada di Desa Sampora, keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat, sekecil apa pun kontribusinya,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berfokus pada program kerja yang telah dirancang mahasiswa, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai aktivitas sosial masyarakat.

Melalui kegiatan gotong royong, mahasiswa belajar mengenai pentingnya kerja sama, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. Sementara bagi masyarakat, keterlibatan mahasiswa menjadi tambahan tenaga sekaligus mempererat hubungan antara warga dengan mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Bagi Kelompok KKN Desa Sampora 1A dan 1B, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdian di tengah masyarakat. Kegiatan sederhana seperti membersihkan lingkungan, membantu pembangunan selokan, hingga membongkar bangunan madrasah menjadi ruang pembelajaran bahwa pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui program besar, tetapi juga melalui kesediaan untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak