Mahasiswa KKN Sinergi Universitas Muhammadiyah Sukabumi Resmikan Inovasi Rocket Stove di Kampung Pasir Jambi


Foto Bersama Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa Bojongkerta, Ketua RW 07, serta warga Kampung Pasir Jambi Usai Peresmian.

BOJONGKERTA, 31 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sinergi Universitas Muhammadiyah Sukabumi Kelompok II Desa Bojongkerta meresmikan fasilitas rocket stove di Kampung Pasir Jambi, Desa Bojongkerta, pada Jumat, 31 Juli 2026. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program kerja di bidang kepedulian sosial dan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah kering.

Tim KKN menyusun program ini setelah menemukan dua masalah utama di Kampung Pasir Jambi: kebiasaan membakar sampah secara terbuka dan ketiadaan tempat pembuangan sementara (TPS). Sebagai respons, mereka menghadirkan fasilitas rocket stove untuk mengolah sampah kering secara lebih aman dan terkontrol, disertai edukasi pemilahan agar sampah basah dan bahan berbahaya tidak mengganggu proses. Pendekatan ini bertujuan mengurangi polusi dan risiko kebakaran sekaligus mendorong perubahan perilaku warga menuju pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan dengan dukungan perangkat desa.

Kegiatan peresmian dihadiri oleh mahasiswa KKN, tokoh masyarakat, perangkat Desa Bojongkerta, Ketua Rukun Warga (RW) 07, serta warga Kampung Pasir Jambi. Acara diawali dengan sambutan Ketua Kelompok KKN, Arphy Prima Syahlan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua RW 07, Amid Arif, dan A. Saefullah selaku perwakilan Pemerintah Desa Bojongkerta.

Dalam sambutannya, Arphy Prima Syahlan menyampaikan bahwa program rocket stove berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap sarana pengelolaan sampah yang lebih terarah. Ketiadaan TPS dan masih berlangsungnya praktik pembakaran sampah secara terbuka menjadi persoalan yang perlu ditangani melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Kampung Pasir Jambi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Sinergi Universitas Muhammadiyah Sukabumi Kelompok II Desa Bojongkerta atas kehadiran fasilitas tersebut. Menurutnya, rocket stove merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah kering.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah menghadirkan rocket stove di Kampung Pasir Jambi. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Pasir Jambi, dan secara umum bagi masyarakat Desa Bojongkerta,” ujar perwakilan masyarakat.

Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan mengenai fungsi dan tata cara kerja rocket stove yang disampaikan oleh Gerisal Syahbaninawa, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil sekaligus penanggung jawab program kerja tersebut. Dalam pemaparannya, Gerisal menjelaskan bahwa rocket stove digunakan untuk mengolah sampah kering sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah di Kampung Pasir Jambi.


Masyarakat diimbau untuk memilah sampah sebelum dibuang atau diolah. Sampah kering yang akan dimasukkan ke dalam rocket stove harus dipastikan sesuai dengan ketentuan penggunaan fasilitas. Sementara itu, sampah basah dan jenis sampah lain yang tidak sesuai perlu dipisahkan agar tidak mengganggu proses pengolahan dan menjaga keamanan penggunaan.

Masyarakat berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat secara bersama-sama agar memberikan manfaat dalam jangka panjang. Selain membantu pengelolaan sampah kering, keberadaan rocket stove diharapkan dapat mendorong kesadaran warga untuk memilah dan mengelola sampah secara lebih tertib serta bertanggung jawab.



Mahasiswa KKN Sinergi Universitas Muhammadiyah Sukabumi Kelompok II Desa Bojongkerta berharap program tersebut dapat terus berjalan setelah kegiatan peresmian selesai. Keberlanjutan pemanfaatan rocket stove memerlukan dukungan dan keterlibatan masyarakat, perangkat desa, serta pihak pihak terkait.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak