Maraknya Pelecehan Seksual di Lingkungan Pesantren, Morality Movement Menginisiasi Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual dan Santunan Yatim di Ponpes Tahfiz Annida Sukabumi
Komunitas Morality Movement Foundation (MMF) menggelar kegiatan edukasi dan sosial bertajuk “Seribu Yatim, Seribu Kebahagiaan” di Pondok Pesantren Tahfiz Annida, Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga ba’da isya tersebut menjadi wadah edukasi, penguatan nilai moral, serta kepedulian sosial terhadap para santri, khususnya anak-anak yatim di lingkungan pesantren.
Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual
Agenda pertama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi pencegahan pelecehan seksual. Dalam sesi ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga privasi diri, mengenali jenis-jenis pelecehan seksual, menjaga batasan dalam pergaulan, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan yang tidak pantas.
Selain itu, peserta juga diedukasi mengenai pentingnya kewaspadaan di era digital, terutama dalam penggunaan media sosial dan komunikasi daring yang rentan disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Setelah sesi edukasi selesai, seluruh peserta melaksanakan sholat Magrib berjamaah bersama di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Annida. Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan terasa dalam pelaksanaan ibadah tersebut.
Tausiyah Islami
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah islami yang membahas keutamaan menghadiri majlis ilmu dan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana menambah wawasan keislaman serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dalam tausiyah tersebut juga disampaikan pentingnya shodaqoh sebagai bentuk kepedulian sosial yang memiliki banyak hikmah, di antaranya membuka keberkahan rezeki, mempererat persaudaraan, dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Santunan Kepada Anak Yatim
Memasuki agenda berikutnya, MMF menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di Ponpes Tahfiz Annida sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan moral terhadap pendidikan para santri. Penyerahan santunan berlangsung disambut bahagia oleh para penerima manfaat.
Koordinator kegiatan, Mulki Firdaus Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga upaya membangun kepedulian sosial dan lingkungan yang lebih aman bagi generasi muda.
“Di tengah hiruk pikuk dunia yang sering membuat kita sibuk dengan urusan sendiri, kegiatan yang diadakan MMF ini mengingatkan kembali bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari apa yang kita miliki, melainkan dari seberapa banyak kita mampu membuat orang lain merasa dihargai dan dicintai. Bantuan materi yang kita berikan mungkin terbatas, namun niat dan doa tulus kita insyaAllah tidak berbatas,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, baik melalui tenaga, pikiran, maupun materi. Semoga setiap rupiah dan setiap senyuman yang kita hadirkan hari ini menjadi amal jariyah yang mengalir pahalanya,” lanjutnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun gerakan kepedulian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal, bukan akhir. Semoga kepedulian kita tidak berhenti di acara ini, tetapi tumbuh menjadi gerakan berkelanjutan untuk membangun masyarakat yang lebih berkeadilan dan penuh kasih sayang,” tambah Mulki.
Sebagai penutup, seluruh peserta dan komunitas MMF mengikuti makan bersama komunitas Morality dan para santri. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan yang mempererat hubungan antar peserta kegiatan.
Morality Movement Foundation (MMF) sendiri merupakan komunitas yang bergerak di bidang penguatan nilai moral, edukasi sosial dan aksi kemanusiaan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Melalui berbagai program sosial dan edukatif, MMF terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang lebih aman, beradab, dan peduli terhadap sesama.
